Rabu, 02 April 2014

Deskripsi watu dan suasana




Suasana di pondokku


            Pukul empat sore, seperti biasanya para santriwati (santri putri) bersiap-siap untuk barnaamijul masaiyyah (kursus sore), kursus hari senin adalah kursus bahasa arab. Sebelum jam 04.15 semua santriwati harus sudah berada dikelas, kalau sampai terlambat mereka akan akan dihukum, karena ada  bagian pendidikan yang mengawasi, Para santri bergegas keluar dari masing-masing asramanya, dengan cuaca yang agak gelap membuat sebagian santriwati masih ingin melanjutkan tidurnya siang tadi, ada juga yang begitu semangat untuk kursus. Sore ini aku tidak mengikuti kursus dulu, karena aku ditugaskan untuk menjaga gardu keamanan pondok, bagian penerimaan tamu dan keamanan bertugas untuk menjaga keamanan pondok, dan hari ini adalah tugasku. Di gardu terasa sepi sekali karena cuaca sore yang agak mendung, dari arah kelas terdengar para santriwati membaca b.arab dengan lantang. Pukul 05.15 saatnya bel dibunyikan oleh bagian pendidikan, teng teng teng begitu bunyinya. Para santriwati keluar berbarengan dari kelas yang ada di lantai 3 sampai lantai 1. Terdengar sangat berisik karena jumlah santriwati nya banyak sekali, mereka berjalan kembali menuju ke asrama masing-masing. Mereka harus makan sore dan menyiapkan diri untuk ke masjid.

            Adzan magrib telah berkumandang, para santri segera menuju masjid untuk sholat berjamaah, bagian peribadatan yang mengatur, dari mulai membersihkan masjid sampai mengatur jadwal mengaji. Sementara aku pulang ke asrama untuk sholat magrib diasrama, bergantian dengan partner tugasku di gardu, suasana di asrama sepi sekali, semua santriwati sudah ramai di masjid. setelah selesai sholat aku kembali ke gardu, sambil menunggu pertnerku kembali ke asrama, malam hari biasanya ada saja wali santri yang menitipkan barang untuk anaknya ke gardu, tidak lupa barang yang dititipkan diberi nama agar tidak keliru. Setelah selesai sholat magrib para santriwati menuju kelas masing-masing untuk mengaji Al-quran, terasa menenangkan hati dan fikiran mendengar santriwati membaca Al-quran. Sampai tiba waktu adzan isya, mereka kembali ke masjid untuk sholat isya berjamaah. Jika sudah selesai, semua kembali ke asrama dengan tertib.

            Jam 21.00 malam. Para santriwati harus ke kelas lagi, malam hari biasanya mereka mudzakarah yaitu mengulang pelajaran yang mereka dapat waktu sekolah pagi tadi, sekaligus mempersiapkan pelajaran untuk hari esok. Para santriwati belajar dengan tekun, saling berdiskusi memberikan pendapatnya, ada juga yang sedang fokus menghafal. Melihatnya seperti itu sangat menyenangkan hati, sementara aku bisa tetap  belajar sambil menunggu di gardu, tidak meninggalkan kewajibanku untk belajar dan tetap menjalankan tugasku. Aku belajar berdua dengan partnerku, kita bisa saling bertanya satu sama lain. Sampai jam 21.30 mereka harus kembali ke asrama karena esok subuh mereka harus tetap menjalankan rutinitas seperti biasanya.  Pondok ini memang selalu di ramaikan oleh para santrinya dari mulai belajar di kelas, sholat berjamaah di masjid, sampai belajar malam. Tidak bisa kubayangkan bagaimana sepi nya suasana pondok saat semua santriwati liburan dan berada di rumahnya. Semakin malam, di gardu semakin sepi tidak ada lagi wali santri yang mau menitipkan sesuatu untuk anaknya tersayang disini, aku dan partnerku bersiap-siap kembali ke asrama, aku membawa beberapa titipan yang ada di gardu untuk diberikan ke santri, sebelumnya aku harus mengunci dengan benar gardu ini agar aman. Dinginya angin malam membuat aku ingin cepat-cepat berada di asrama, sepi sekali rasanya hanya aku dan partnerku saja yang bejalan disepanjang arah ke asrama, langkahku semakin cepat saja karena mulai merinding badanku, merasa takut ada yang mengikuti. Begitu terasa lega sudah selesai semua  tugasku hari ini, pintu asrama-asrama terlihat sudah tertutup rapat, para santriwati sudah beristirahat di asrama mereka, aku pun segera menuju kasurku yang empuk, melepas lelah dan beristirahat agar esok hari aku bisa menjalankan aktivitasku kembali dengan segar. 

tolong beriakn komentarnya yaa :)

0 komentar:

Posting Komentar